|
Kunjungi, nikmati, & cintai Yogyakarta / Jogja |
Untuk kedua kalinya, Dinas Pariwisata (Dispar) DIY kembali menggelar Festival Malioboro 2010 pada 31 Juli-1 Agustus 2010 ini di sepanjang jalan Malioboro dan Kantor Dinas Pariwisata DIY.
Festival Malioboro akan diikuti 84 peserta komunitas Malioboro serta 10 peserta komunitas mahasiswa di luar Yogyakarta. Keikutsertaan komunitas mahasiswa di luar Yogyakarta ini adalah wujud dari gagasan peningkatan kualitas peran kawasan Malioboro.
“Malioboro yang dianggap sebagai ikon Kota Yogyakarta berusaha melakukan kegiatan berbasis budaya untuk peningkatan Yogyakarta sebagai kota wisata seni budaya,” kata Kepala Dinas Pariwisata DIY, M Tazbir, Kamis (22/7).
Kepala Seksi Promosi Dispar DIY, Putu Kertiyasa menambahkan Festival Malioboro kembali dihadirkan karena banyaknya komunitas di kawasanMalioboro yang menginginkan kembali digelarnya festival ini.
“Banyaknya komunitas kawasan Malioboro yang meminta diselenggarakannya Festifal Malioboro kembali membuat Dispar DIY merealisasikan akhir bulan ini,” ujar Putu Kertiyasa.
Putu menambahkan keistimewaan festival tahun ini adalah selain akan menghiasai kawasan Malioboro dengan 100 lampion, juga akan mengikutsertakan 10 komunitas mahasiswa dari luar daerah yang ada di Yogyakarta.
Menurut Putu, Festival Malioboro memang hanya diselenggarakan dua hari namun begitu kegiatan yang akan dilakukan lebih kompllit dari tahun 2009. Festival akan diawali dengan Malioboro Steet Carnival dari Lapangan Parkir Abu Bakar Ali dan Finish di Benteng Vredeburg, Sabtu 31 Agustus 2010 mulai jam 14.00 WIB.
Kantor Dinas Pariwisata DIY akan menjadi tempat penyelenggaaan pentas seni pada 31 Juli serta bazar makanan 31 Juli-1 Agustus. Selain dua kegiatan itu, masih ada juga lomba foto pariwisata bertema “Pariwisata Heritage”, lomba kebersihan dan penataan kesehatan di Kawasan Malioboro.
Pada penutupan acara 1 Agustus 2010 akan diselenggarakan panggung Bhinneka Tunggal Ika bertajuk “Simfoni Untuk Indonesia” yang merupakan kolaborasi elemen-elemen berbeda dari tari, musik, fashion show dan pagelaran wayang. Ada pula drummer cilik Yogyakarta yang mengikuti kontes Got Tallent akan tampil dalam panggung.
[via:gudeg.net]
Berikut ini detail Acaranya
Sabtu 31 Juli 2010 – pk 20.00 wib : Parade Budaya Komunitas Asrama Mahasiswa Nusantara
Minggu 1 Agustus 2010 – pk 10.00 wib : Pentas dua Penyair Malioboro
Mustofa W. Hasyim & Imam Budhi Santosa
Performance:
Unstrad UNY
Teater JAB UAD
Hima ISI
Akprid
UWM
Minggu 1 Agustus 2010 – 20.00 : Parade Budaya Komunitas Asrama Mahasiswa Nusantara
Sabtu-Minggu, 31 Juli – 1 Agustus 2010
09.00 – 21.00 wib : Malioboro Food Bazaar
Minggu 1 Agustus 2010 – pk 16.00 wib : Paint Artist Street Performance
Bintang tamu : Nasirun
Malioboro street Fashion
14.00 wib : Opening Ceremony
14.30 wib : Karnaval Andong
Angguk putri Ngaseman Hargorejo
Incling Gunung Rego
Jathilan Turonggo Kalidengen
Soreng Jogorogo
Wayang Wong SMKI
Wayang Angguk SMKI
10 Komunitas Asrama Mahasiswa
5 Komunitas dari Yogyakarta
Mocopat Jarwo Sari Sworo
Komunitas Tari Semusim
Ketoprak Mardibudoyo
Teater Masa
Baloka Perkusi
10 SMA
10 Universitas dari Yogyakarta
Sabtu 31 Juli 2010 – pk 18.30 wib : Musik Performance
Pemusik Malioboro
Minggu 1 Agustus 2010 – pk 10.00 wib : Parade Band, 10 band indie
Minggu 1 Agustus 2010 – pk 18.30 wib : Music Performance
Pemusik Malioboro
Reggae Akustik
Baloka Perkusi
Minggu 1 Agustus 2010 – pk 19.00 wib : “Harmoni Untuk Indonesia”
Dalang Wayang Kulit (Ki Seno)
Musisi Etnik & Kontemporer (Memet ch. Slamet MSn)
Koreografer (Nunik Widiasih MSn)
Penari (Tradisi & Komtemporer)
Minggu 1 Agustus 2010 – pk 24.00 wib : Pagelaran Wayang Kulit (Dalang Ki Seno)
jogja…aku datangggggggg
waduh…banyak acara menarik kotaku
Jogja Berhati Nyaman
love jogja n U
di Imaginary of Malioboro yang street fashion akan ada desain dari LAWE yang menampilkan desain dai lurik Jogja…..
Kenapa event ini gak diadakan beberapa hari setelah Lebaran aja, sih..? Aku kan jadi gak bisa nonton…
OKay deh, sukses buat Festival Malioboro…