Pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo masih masuk dalam tahap pemberian uang ganti untung (UGR). Namun ada beberapa kendala ketika kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berlangsung.
Satu diantaranya adalah, Uang Ganti Untung (UGR) untuk pembayaran lahan terdampak tol Yogyakarta-Solo khususnya di Desa Tirtoadi diakui oleh tim Satuan Kerja (Satker) Pembangunan Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Kementerian PUPR sudah diterima. Hanya saja, masyarakat harus bersabar hingga kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 berakhir, apabila ingin menikmati pencaira UGR tersebut.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker PJBH Kementerian PUPR Wijayanto mengatakan, meski di tengak kebijakan PPKM proses pembangunan fisik tol Yogyakarta-Solo masih terus berjalan. Pengerjaan fisik tol kini sudah menembus ke exit Desa Kuncen, Kecamatan Ngawen, dan kini mengarah ke Klaten Kota.
“Jadi gate to gate, atau gerbang ke gerbang. Itu sudah lewati exit Kuncen, Ngawen dan mengarah ke Klaten Kota,” katanya kepada Tribunjogja.com, Jumat (23/7/2021)
Pihaknya mentargetkan pembangunan fisik untuk seksi I yakni Kartasura-Ngawen dapat terselesaikan pada Desember tahun ini.
Selengkapnya baca TribunJogja | foto KemenPUPR
