Masalah kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang terus ditangani Pemda DIY. Meski angka statistik kemiskinan di DIY naik, namun orang disebut Jogja paling bahagia dan panjang usia.
Kepala Bappeda DIY Beny Suharsono menjelaskan rilis BPS yang menyatakan angka kemiskinan di DIY tertinggi se-Jawa merupakan angka statistik kuarter per kuarter. Jika dilihat antar kuarter per kuarter angka kemiskinan di DIY sedikit mengalami kenaikan namun jika dibandingkan tahun per tahun, angka kemiskinan di DIY justru mengalami penurunan.
Baca Juga
Profesor ITS Ubah Plastik Jadi BBM RON 98
Tanda-tanda Akan Terjadi Hujan Es
Hotel Murah di Jogja Tarif Mulai Rp 70 Ribuan
“Jadi mohon tidak dibaca sepenggal-sepenggal [kuarter per kuarter] karena proses perjalanan pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan itu bisa bicara kuarter per kuarter atau akumulasi tahun per tahun. Yang kemarin dirilis [BPS], itu angka tiga bulan terakhir, kemiskinan naik 11,34 menjadi 11,59,” katanya, Jumat (20/1/2023).
Benny menyebut pada angka-angka statistik yang lain di DIY seperti angka usia harapan hidup, angka kebahagiaan, angka harapan rata-rata lama sekolah, indeks kesejahteraan, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), justru meningkat. Hal itu dinilai Benny memang sering kontradiktif, paradoks atau anomali bila dihadapkan pada angka kemiskinan.
Benny menyontohkan, di Kulonprogo kemiskinannya mendekati 18% namun usia harapan hidup warga Kulonprogo mencapai 75 tahun, paling tinggi di DIY bahkan secara nasional. Selain itu, angka harapan rata-rata sekolah di DIY, menurut Benny tergolong cukup tinggi yakni mencapai 15,59 atau nomor dua tertinggi setelah DKI Jakarta.
Selengkapnya baca HarianJogja
Serba-serbi
Mitos Paling Terkenal di Jogja
Misteri Suara Drumband Malam Hari Jogja
Tempat Misterius di Jogja dan Mitosnya