Siklon tropis jelawat ditenggarai jadi sebab masih jarangnya hujan di langit Jogja pada Desember.
Kepala Stasiun Meteorologi Jogjakarta, Warjono menjelaskan jarangnya hujan di Desember ini lantaran ada gangguan siklon tropis di area utara. Tepatnya di seputaran wilayah Filipina.
Menurut prakiraan, efek siklon ini baru berakhir 3-4 hari lagi. Setelahnya baru akan terjadi potensi hujan di Jogja.”Diprakirakan [siklon] akan berakhir 3-4 hari lagi baru ada potensi hujan di Jogja,” tandasnya.
Lalu bagaimana Siklon Tropis Jelawat ini mampu membuat Desember jarang hujan. Warjono menjelaskan bila fenomena ini membuat awan hujan yang berada di atas Jogja tertarik ke area utara. Hal ini lah yang membuat hujan jarang terjadi di Jogja pada Desember ini.
“Awan awan hujan di Jogja ke tarik ke utara, ke arah siklon,” jelasnya.
Selengkapnya di HarianJogja
