Jogjakarta Video Mapping Project (JVMP) adalah salah satu program Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 28. Tahun ini JVMP akan diadakan dua kali di dua tempat yaitu di Taman Budaya Yogyakarta pada 31 Agustus 2016 dan di Jogja National Museum pada 4 September 2016, pada pukul 19:30 WIB
Seperti tahun-tahun sebelumnya, JVMP kali ini mengundang beberapa partisipan dengan membuka open participant pada 2 – 17 Agustus 2016 lalu. Perbedaan pertunjukkan dengan tahun lalu, akan menambahkan elemen interaktif dengan para pengunjung dengan menggunakan teknik augmented reality.
Pertunjukkan 31 Agustus di Taman Budaya Yogyakarta, akan menampilkan karya-karya dari Kevin Rajabuan dan Bernadetha Sarinande yang berjudul Warna Hari ini Dulu, Isha Hening dengan karya bertajuk No Title, Dhanank Pambayun, Yennu Ariendra, dan Raphael Donny berjudul Purwa Netra, serta Lepaskendali dengan judul End of Era. Untuk mengantisipasi membludaknya pengunjung, pertunjukkan di TBY tersebut akan dibagi dalam tiga sesi yang masing-masing sesi dengan konten video mapping yang sama.
Sementara pada pertunjukkan di Jogja National Museum, 4 September 2016 mendatang, akan ada kolaborasi dengan 28 siswa SD pemenang lomba menggambar facade bangunan yang dulu lebih dikenal sebagai Gedung ASRI tersebut.
video : JVMP di Taman Budaya Yogyakarta pada 31 Agustus 2016
“Ini untuk menunjukkan ke masyarakat bahwa tidak hanya video atau motion graphic saja yang bisa dijadikan konten JVMP, tapi gambar anak-anak pun bisa.”, jelas Raphael Donny, Koordinator Jogjakarta Video Mapping Project FKY 28 ini.
foto by Panitia FKY 28 | video by @infoseni (ig)
Baca Juga
Antara Aku dan Yogyakarta: Mulai dari Kisah Cinta Hingga Cara Hidup yang Manusiawi
7 Wisata Tersembunyi di Yogyakarta yang Layak Dijadikan Tujuan Liburanmu Berikutnya
8 Kuliner Ekstrem yang Sayang Dilewatkan Saat Kamu Bertandang ke Yogyakarta