Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mulai merintis pembangunan light rail transit (LRT). Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Rahardjo mengungkapkan studi yang telah dirampungkan akan ditindaklanjuti dengan membuat bisnis plan. Rencana tersebut akan dilaksanakan tahun ini, sehingga di tahun 2019 sudah bisa dibuat Detail Engineering Design (DED).
Baru setelah ada DED, Pemda DIY akan membuat skema pembiayaan. Apakah akan mengandalkan APBD atau menggunakan skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (PKBU).
“Kalau APBD ada keterbatasan anggaran. Pembangunannya nanti tergantung DED. Kalau ada investor, Selatan dulu. Selatan lebih gampang. Lahan yang digunakan lebih banyak di Bantul, hampir 1.500 hektare di sana. Karena dari Yogyakarta ke Parangtritis banyak Bantul. Totalnya memakan lahan 2.500 hektare,” jelas Sigit, Kamis (1/2/2018).
Meski prosesnya memakan waktu lama, Sigit berharap sebelum 2025, LRT sudah bisa selesai dibangun. Pembangunan moda transportasi ini diperkirakan memakan biaya Rp2,5 triliun.
Selengkapnya baca > SoloPos | foto ilustrasi desain LRT
http://www.jogja.co/lrt-jogja-siap-diwujudkan-inilah-rute-yang-rencana-rutenya/
