Jogya.com, JOGJA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mengingatkan kepada para wisatawan untuk lebih memperhatikan kondisi cuaca saat melakukan kunjungan guna mengurangi risiko bencana. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa beberapa destinasi wisata di Bantul terletak di area yang rentan terhadap bencana alam.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, menjelaskan bahwa sejumlah lokasi wisata di Bantul memiliki potensi bencana seperti tanah longsor, banjir, dan gelombang tinggi. Contohnya, beberapa tempat wisata di daerah Dlingo sering kali berada di zona yang rawan tanah longsor, terutama saat hujan lebat.
Di samping itu, kawasan wisata di sepanjang pantai selatan juga berisiko mengalami gelombang tinggi, sementara lokasi wisata yang berdekatan dengan sungai berpotensi terkena banjir ketika curah hujan meningkat. “Tempat wisata yang berada di daerah tinggi berisiko mengalami longsor saat hujan deras. Tanah longsor ini dapat terjadi kapan saja dan sulit untuk diprediksi,” ungkap Antoni pada hari Senin (9/12/2024).
Baca Juga
Profesor ITS Ubah Plastik Jadi BBM RON 98
Tanda-tanda Akan Terjadi Hujan Es
Hotel Murah di Jogja Tarif Mulai Rp 70 Ribuan
Dia juga mengingatkan agar wisatawan memeriksa prakiraan cuaca sebelum memutuskan untuk berkunjung, seperti informasi cuaca yang secara rutin disampaikan oleh BMKG DIY. Dengan memahami kondisi cuaca terkini, diharapkan wisatawan dapat menghindari kunjungan ke lokasi yang berpotensi mengalami bencana.
“Wisatawan sebaiknya selalu memperhatikan situasi. Jika terjadi angin kencang saat hujan, segera cari tempat berlindung untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Selengkapnya di harianjogja
Serba-serbi
Mitos Paling Terkenal di Jogja
Misteri Suara Drumband Malam Hari Jogja
Tempat Misterius di Jogja dan Mitosnya