Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengeluarkan informasi munculnya Badai Paddy yang berada di wilayah Samudera Hindia. Fenomena ini berdampak pada potensi peningkatan curah hujan di beberapa wilayah Lampung, Jawa, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala BMKG Stasiun Klimatologi DIY Reni Kraningtyas mengatakan dari analisis Badai Paddy terpantau sekitar 680 kilometer sebelah selatan barat daya Cilacap. Siklon tropis ini bertekanan 997 mb dengan pencepatan maksimum mencapai 75 km per jam. Reni menyebut diperkirakan intensitas Siklon Tropis Paddy tetap dalam 24 jam ke depan.
Baca Juga
Profesor ITS Ubah Plastik Jadi BBM RON 98
Tanda-tanda Akan Terjadi Hujan Es
Hotel Murah di Jogja Tarif Mulai Rp 70 Ribuan
“Diprediksi Siklon Tropis Paddy bergerak ke arah tenggara menjauhi wilayah Indonesia,” katanya dalam keterangannya yang dikutip Selasa (23/11).
Adapun dampak tidak langsung terhadap cuaca di Indonesia yakni hujan sedang hingga lebat 24 jam ke depan. Beberapa wilayah yang diprakirakan mengalaminya yakni Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, dan NTB.
Selengkapnya baca Genpi | foto zoom.earth
Serba-serbi
Mitos Paling Terkenal di Jogja
Misteri Suara Drumband Malam Hari Jogja
Tempat Misterius di Jogja dan Mitosnya