UAJY
Berita Jogja

Curah Hujan di Jogja Naik hingga 60 Persen, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

JOGJA – Intensitas hujan cukup besar terjadi saat ini dikarenakan adanya Lanina lemah yang sudah terdeteksi sejak Oktober lalu atau saat DIY memasuki awal musim hujan, dan berpotensi menjadi Lanina sedang pada Desember hingga Februari, saat DIY berada pada puncak musim hujan.

Kepala Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja, Reni Kraningtyas, menjelaskan fenomena ini ditandai dengan adanya anomali suhu muka laut Pasifik Tengah melebihi ambang batas kejadian Lanina, -0,63 derajat celcius.

Marko Milk Coffee Jogja

Jenak Homestay Jogja

Kemudian pada akhir Oktober, suhu muka laut tersebut semakin minus menjadi -0,83 derajat celcius. “Di bawah -1 derajat masuk dalam kategori Lanina lemah. Menjelang puncak hujan dan awal tahun, diperkirakan akan menjadi Lanina moderat atau sedang, dengan ambang batas lebih -1 derajat,” ujarnya, Jumat (12/11/2021).

Fenomena ini akan berdampak pada penambahan intensitas curah hujan. Kalau ada fenomena Lanina yang terjadi berbarengan masuknya awal musim penghujan, penambahan intensitas hujan mencapai 60% dibanding curah hujan normal atau rata-rata. Jika fenomena ini berlanjut sampai Desember-Februari penambahan intensitas curah hujan fluktuatif, 20-60% dari intensitas normal.

Selengkapnya baca HarianJogja

Portal Jogja

CLOSE
CLOSE