UAJY
covid
Berita Jogja

Sejumlah Destinasi Wisata di Lereng Merapi Ditutup Sementara

  • 30.9K
  •  
  •  
  •  
  •  
    30.9K
    Shares

Yogyakarta — Sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Sleman yang berada di kawasan Gunung Merapi, dinyatakan ditutup sementara waktu. Kebijakan itu menyusul adanya peningkatan status kegunungapian dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

Seorang pengelola wisata Klangon Gunawan menyebut, semua layanan wisata di Bukit Klangon sudah ditutup sejak naiknya status Merapi menjadi Siaga, terhitung 5 November 2020. Sebelumnya, pengelola hanya menutup destinasi tersebut untuk aktivitas kemping saja, sedangkan pada pagi hingga siang hari Klangon masih menerima pengunjung.

Marko

Jenak Homestay

“Sampai kapan ditutup masih belum bisa di pastikan. Tentunya sampai benar-benar aman,” kata Gunawan, Jumat (6/11/2020).

Menurut dia, diperkirakan penutupan ini akan berdampak besar bagi pariwisata Klangon. Mengingat sebelumnya mereka baru saja berangsur membaik di kala pandemi COVID-19, namun kemudian harus ditutup kembali secara mendadak, karena meningkatkan aktivitas Merapi

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Sleman Aris Herbandang mengatakan, sesuai yang tertera dalam edaran bahaya dari Merapi 5Km, maka Dispar Sleman mengoordinasikan untuk menutup destinasi wisata Klangon, destinasi di area Kinahrejo, Bunker Kaliadem, dan juga wisata religi Turgo.

Selengkapnya baca Suara | foto ilustrasi

View this post on Instagram

Sebagai tindak lanjut atas dikeluarkannya Surat Edaran BPPTKG akan peningkatan status aktivitas Gunung Merapi dari level Waspada menjadi Siaga, Kamis (05/11), Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X akan menggelar rapat koordinasi bersama dengan Pemkab Sleman pada Selasa (10/11) mendatang.⁣ ⁣ Sebelum rapat tersebut dilaksanakan, Sri Sultan mengimbau kepada Pemerintah Kabupaten Sleman untuk segera melakukan hal berikut:⁣ ⁣ 1. Mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa status Gunung Merapi siaga. Surat tersebut juga diteruskan ke lurah, camat, dan masyakarat sekitar⁣ ⁣ 2. Truk pasir tidak boleh masuk kawasan Merapi dan tidak boleh lewat jalur evakuasi. Jika dilewati, akan rusak jalannya. Kalau rusak, akan menghambat proses evakuasi juga karena kecepatan tidak akan bisa maksimal.⁣ ⁣ 3. Melarang segala aktivitas lain oleh siapapun di Kawasan Merapi terutama di jalur merah.⁣ _______⁣ #PemdaDIY⁣ #GubernurDIY⁣ #SiagaMerapi⁣ #JogjaIstimewa #JogjaCity Reposted from @humasjogja

A post shared by JOGJA (@jogjacity) on

Rendang

Jogja.TV

Jogja Travel

  •  
    30.9K
    Shares
  • 30.9K
  •  
  •  
CLOSE
CLOSE