Kulonprogo – Jogja — Selain menyimpan sejumlah potensi wisata, kapanewon Nanggulan Kulonprogo juga mempunyai kuliner khas yang hanya dibuat saat momentum tertentu seperti saat bulan Ramadan, yakni srontol.
Salah satu penjual srontol, Tukijah, warga kapanewon Nanggulan mengatakan warga di Nanggulan sebagian besar menunggu kehadiran kuliner srontol. Warga merasa kurang jika belum mengonsumsi srontol saat bulan Ramadan.
“Di setiap pasar Ramadan, srontol jadi salah satu produk yang paling laris. Camilan [srontol] sudah ada sejak lama di Kulonprogo. Khusus untuk wilayah Nanggulan camilan yang gurih dan bertekstur lembut ini jadi menu favorit masyarakat, terlebih saat memasuki bulan puasa,” kata Tukijah pada Senin (26/4/2021).
Baca Juga
Profesor ITS Ubah Plastik Jadi BBM RON 98
Tanda-tanda Akan Terjadi Hujan Es
Hotel Murah di Jogja Tarif Mulai Rp 70 Ribuan
Srontol sendiri terbuat dari singkong. Pembuatannya diawali dengan mengupas dan mencuci singkong hingga bersih. Singkong kemudian diparut dan diperas untuk menghilangkan airnya.
“Parutan singkong itu selanjutnya ditaburi bumbu dan garam, lalu dibentuk seperti bulatan kelereng. Proses terakhir menggoreng bulatan itu hingga berwarna kuning keemasan,” sambung Tukijah.
Srontol, kata Tukijah, mendapatkan perhatian khusus dari warga Kulonprogo, khususnya Nanggulan sebagai santapan berbuka. Biasanya, mengonsumsi srontol ditemani dengan segelas teh hangat.
Selengkapnya baca HarianJogja
Serba-serbi
Mitos Paling Terkenal di Jogja
Misteri Suara Drumband Malam Hari Jogja
Tempat Misterius di Jogja dan Mitosnya