Friday, April 17, 2026
HomeBerita JogjaPerusahaan Batik di Kulonprogo ini Ubah Haluan Produksi Baju Hazmat

Perusahaan Batik di Kulonprogo ini Ubah Haluan Produksi Baju Hazmat

UMKM Kertabumi Batik mulai memproduksi baju hazmat dan berencana mendistribusikan ke seluruh puskesmas di Kulonprogo. Perusahaan konveksi ini memilih ubah haluan memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) untuk Kulonprogo.

Pemilik UMKM Kertabumi Batik, Rifki Ali Hamidi mengatakan perusahaannya mampu memproduksi 300 baju hazmat per mimggunya. Menggunakan dana donasi yang terkumpul dari donatur sebanyak Rp45 Juta, Rifki bersama pegawainya lantas menyiapkan berbagai bahan untuk membuat baju Hazmat.

“Khusus pembuatan baju hazmat, pegawai saya enggan menerima bayaran, mereka membuat APD secara sukarela,” ujarnya, belum lama ini.

Salah satu kendala yang ditemui Rifki dalam pembuatan bahan adalah bahan baku sesuai standar yang sudah mulai sulit didapat. Untuk mendapatkan barang, Rifki harus berebut dengan pedagang atau perusahaan lainnya.

Tidak hanya baju hazmat, UMKM Kertabumi Batik juga memproduksi gaun medis dan face shield hingga sepatu boots. Saat ini UMKM Kertabumi Batik telah mendistribusikan sebanyak 300 baju hazmat, 200 gaun medis, 400 Face Shield, dan 30 sepatu boots ke RSUD Wates dan RS Paramedika.

Selengkapnya baca HarianJogja | foto ilustrasi

RELATED ARTICLES

Most Popular