UAJY
covid
Berita Jogja Wisata Jogja

Tren Wisata ini Diperkirakan bakal Booming setelah Pandemi Covid-19

  • 764
  •  
  •  
  •  
  •  
    764
    Shares

Kegiatan pariwisata merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk menstimulasi kesehatan jiwa dan raga. Diyakini, pascapandemi Covid-19 pergerakan sektor pariwisata relatif lebih cepat dari sektor yang lain.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih mengatakan aktivitas pariwisata merupakan salah satu kebutuhan masyarakat untuk menstinulasi kesehatan jiwa dan raga. Bahkan, katanya, sudah ada kelompok masyarakat yang menilai wisata merupakan kebutuhan primer bagi mereka.

Marko

Jenak Homestay

Perubahan nilai budaya ini, kata Ningsih tentunya juga berpengaruh pada perilaku masyarakat baik dalam perilaku sosial maupun perilaku dalam memenuhi kebutuhan tersiernya. “Begitu kuat peran budaya dalam menggeser keberadaan wisata dari kebutuhan tersier menjadi kebutuhan primer. Demikian juga wisata saat pasca pandemi Covid 19,” kata Ningsih, Rabu (3/6/2020).

Baca Juga  Status Sleman Kini Jadi Zona Kuning

Menurutnya, dalam waktu dekat akan muncul standar baru yang menjadi perilaku orang dalam berwisata. Bentuk-bentuk aktivitas yang rentan dalam masa pandemi Covid-19, lanjutnya, cenderung masih dihindari. “Dalam demand pariwisata saya kira akan berlaku juga. Masyarakat dalam prilakunya masih cenderung menerapkan social distancing,” katanya.

Dalam konteks pariwisata pada situasi pandemi seperti saat ini, kata Ningsih, demand pariwisata akan bergeser dari kecenderungan wisata massal menjadi wisata soloist, couple, atau juga wisata keluarga. “Wisatawan tetap akan memerhatikan masalah clean, health, dan safety (CHS),” katanya.

Selengkapnya baca HarianJogja | foto ilustrasi

available  

  •  
    764
    Shares
  • 764
  •  
  •  
CLOSE
CLOSE